Untuk yang kali ini aku hampir benar – benar kehilangan kendali.
Dia lagi – lagi membuatku merasa terlindungi. Bisa – bisa aku jadi ketagihan dengan perlakuan seperti itu. Karena aku menikmatinya.
Ah, sudahlah. Bagaimanapun seleranya takkan bisa diubah, juga aku takkan bisa jadi seperti yang dia selerakan. Aku tak mau.
Satu yang selalu kudoakan. Aku sungguh ingin menunjukkan pada pemuda ini tentang cinta. Dengan atau tanpa aku, aku ingin ia benar – benar merasakan indahnya cinta hingga membuatnya gila. Ia sudah terlalu banyak bermain – main tentang cinta.
Tapi, yang susah adalah, bagaimana aku menunjukkan cinta tanpa aku harus mencinta? Untuk itu, aku selalu mengendalikan perasaanku sendiri saat bersamanya.
Meski malam ini, aku hampir kehilangan kendali.
Suatu saat nanti, kamu pasti akan menemukan seorang wanita yang membuat hidupmu jungkir-balik. Membuatmu penasaran dan bingung tentang perasaanmu sendiri hanya karena senyumannya padamu. Membuatmu merindukannya bahkan saat sedang menatap kedua matanya.
Dan kalaupun benar aku sudah jatuh cinta tanpa kusadari, aku akan diam. Aku kan membuatmu mengerti dulu. Aku akan berusaha sekuat mungkin untuk tak mengaku.
Surakarta, 22 Agustus 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar